Beranda Reit Lippo Tarik Pulang Dana Investasi Properti Rp30 Triliun dari Singapura

Lippo Tarik Pulang Dana Investasi Properti Rp30 Triliun dari Singapura

0
BERBAGI
Inset: James Riady, Chairman Lippo Group. (Dok. Lippo Group)

TPCOM, JAKARTA- Pajak penghasilan dari dana investasi dihapus oleh Pemerintah, Lippo Group mulai tarik uang Dana Investasi Real Estate (DIRE) dari Bursa Efek Singapura untuk ditempatkan di Bursa Efek Indonesia.

Chairman Lippo Group James Riady menyebutkan untuk tahap pertama akan ditarik senilai Rp10 triliun dan selanjutnya akan ditarik secara bertahap untuk dibawa pulang ke tanah air.
Dia belum menjelaskan secara rinci kapan waktu penarikan dana sebesar Rp10 triliun itu akan dilakukan oleh Lippo.

“Kami akan tarik secara bertahap. Lagi diproses. Tahap pertama Rp10 triliun dulu,” ujarnya di Jakarta, Selasa malam (18/7).

Informasi yang dirilis CNN Indonesia terkait dengan rencana ini, menyebutkan Lippo Group akan memindahkan DIRE senilai Rp30 triliun dari bursa Singapura ke Bursa Efek Indonesia (BEI).
Di sisi lain, tahun lalu, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan rencana Lippo Group menerbitkan Dana Investasi Real Estate (DIRE) sekitar Rp6 triliun hingga 2017.

Kemang Village, proyek superblok prestisius di Jakarta yang dikembangkan Lippo Group. (Dok. Booking.com)

Bebas Pajak Penghasilan DIRE

Pemerintah terus mendorong dana pengusaha kakap yang diparkir di pasar modal dan bank di luar negeri supaya ditarik ke tanah air melalui semua instrumen investasi, keuangan dan pasar modal.

Untuk mencapai keinginan itu, pemerintah telah menerbitkan sejumlah kebijakan pemanis maupun pemaksaan halus. Beberapa di antaranya adalah kebijakan pengampunan pajak dan repatriasi, hingga paket kebijakan ekonomi.

Salah satu paket kebijakan ekonomi yang terkait dengan rencana Lippo ini adalah Paket Kebijakan Ekonomi yang isinya diantaranya kebijakan penghapusan Pajak Penghasilan (PPh) terhadap dana investasi properti.
Lippo Group adalah perusahaan yang memiliki lini bisnis di sektor properti yang juga menjadi bisnis utamanya di tanah air dan luar negeri.

     Baca pula: Sehari Jual 16.800 Unit, di Tangan Lippo, Apartemen Bak Menjual Kacang Goreng

Mochtar Riady, pendiri Lippo Group yang juga ayah dari James Riady tercatat menjadi orang terkaya ke 8 di Indonesia dengan nilai kekayaan mencapai US$1,9 miliar atau sekitar Rp 25,28 triliun.
Sedangkan Forbes menyebut kekayaan keluarga Riady mencapai US$ 2,1 miliar atau sekitar Rp 27,93 triliun.

Lippo Group melalui PT Lippo Karawaci Tbk. telah menuntaskan penjualan dua aset properti komersialnya pada Desember 2016 senilai hampir Rp1 triliun.
Dua aset yang dilego yaitu Lippo Mall Kuta dan Siloam Hospitals Labuan Bajo. Lippo Mall Kuta dijual ke Lippo Mall Indonesia Retail Trust dan Siloam Hospitals Labuan Bajo dilego ke First REIT. Kedua instrumen investasi itu tercatat di Bursa Efek Singapura sebagai produk Dana Investasi Real Estat (DIRE).

Baca pula: Meikarta City, Kecerdikan Intuisi Bisnis Lippo Membaca Tata Ruang Bodebekarpur

LEAVE A REPLY